Benarkah Ibn 'Arabi Kafir karena Mengaburkan Batas antara Tuhan dan Makhluk?
Di berbagai media sosial, tidak jarang muncul pernyataan bahwa "Ibn 'Arabi adalah kafir karena mengajarkan bahwa Tuhan dan makhluk adalah satu." Kalimat ini terdengar tegas, namun benarkah demikian jika ditinjau dari sejarah pemikiran Islam? Jawabannya tidak sesederhana "ya" atau "tidak". Sebab, sejak abad ketujuh Hijriah hingga hari ini, sosok Muḥyiddīn Ibn 'Arabi menjadi salah satu ulama yang paling banyak diperdebatkan dalam sejarah Islam. Dari Mana Tuduhan Itu Berasal? Akar persoalan terletak pada pembacaan terhadap konsep yang kemudian dikenal sebagai Wahdatul Wujud. Sebagian ulama memahami sejumlah ungkapan Ibn 'Arabi secara literal sehingga menyimpulkan bahwa beliau menghapus perbedaan antara Allah dan makhluk. Jika memang demikian maknanya, tentu hal tersebut bertentangan dengan akidah Islam yang menegaskan bahwa Allah adalah Pencipta, sedangkan seluruh makhluk adalah ciptaan-Nya. Karena alasan itu, beberapa ulama melontarkan kritik yan...